Peresmian Hari Santri – Sholawat Nariyah – IRMAS Kertomulyo
Peresmian Hari Santri
Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam peresmian Hari Santri
Nasional di Mesjid Istiqlal Jakarta, Kamis (22/10/2015) mengatakan penetapan
tersebut merupakan bentuk penghargaan pemerintah terhadap peran para santri
dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.
"Mengingat peran tokoh-tokoh santri seperti Kyai Hasyim
Ashari, Kyai Ahmad Dahlan dan lainnya. Untuk itu dengan seluruh pertimbangan,
Pemerintah menetapkan tanggal 22 Oktober sebagai Hari Santri Nasional,"
kata Presiden Jokowi.
Semiliar Selawat Nariyah Puncak Hari Santri Nasional 2016
Pembacaan satu miliar selawat Nariyah menjadi puncak
rangkaian kegiatan peringatan Hari Santri Nasional di seluruh wilayah
Indonesia.
"Pembacaan selawat Nariyah akan dilakukan secara
serentak dari Sabang sampai Merauke pada 21 Oktober 2016," kata Sekretaris
Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Helmy Faishal Zaini di Jakarta,
Jumat (16/9).
"Sistemnya 'by name by address', baik masjid, musala,
pondok pesantren, maupun majelis taklim, termasuk pengurus NU mulai dari
ranting (desa) hingga wilayah (provinsi). Masing-masing elemen itu mendapatkan
jatah baca selawat Nariyah sebanyak 4.444 kali sehingga nanti terkumpul satu
miliar bacaan," kata alumnus Univesitas Darul 'Ulum, Jombang, Jawa Timur,
itu.
Pembacaan dilakukan pada 21 Oktober 2016 pukul 19.00 hingga
21.00 waktu setempat dan diperkirakan melibatkan 10 juta orang. Helmy
menjelaskan bahwa pembacaan selawat Nariyah tersebut sebagai doa dengan harapan
bangsa Indonesia dilepaskan dari segala marabahaya.
IRMAS Kertomulyo
Begitu juga Takmir Masjid di desa Kertomulyo, yang mendapat
surat edaran dari kabupaten pati. Dihimbau untuk bersama-sama dengan ormas islam
lainya membacakan sholawat nariyah.
Kemarin,(14/10) setelah sholat jumat pengurus IRMAS (Ikatan
Remaja Masjid) diundang rapat bersama Takmir membahas kegiatan yang akan
diselenggarakan jumat depan (21 Oktober) depan.
Rencananya kegiatan tersebut akan melibatkan banyak ormas, ada Muslimat, Fatayat, Ansor, Banser, IPNU, IPPNU Ranting Kertomulyo, ada juga Pemerintah Desa beserta BPD, LPMD, serta Karang Taruna.
Soal tempat, kata Ketua Takmir Masjid Sabilal Muttaqien, H Taefur Alam S.Ag, "nanti akan di gelar juga terpal di parkiran khusus untuk anak-anak MTs baik putra maupun putri".
Selain itu, konsep makannya juga unik, disediakan nampan yang diisi nasi dan lauk pauknya yang nanti akan dimakan bersama-sama, khas anak pesantren. [SLM]
#SantriPesisir

No comments:
Post a Comment